
KENDAL, 19 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadirkan suasana hangat dan penuh keceriaan di lingkungan Payon Meteseh 2 dengan menggelar kegiatan belajar sekaligus bermain permainan tradisional bersama puluhan anak setempat. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus upaya nyata pelestarian budaya lokal.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai jenis permainan tradisional yang sarat nilai luhur, mulai dari kerja sama tim, sportivitas, hingga kekompakan. Di sela-sela keseruan bermain, mereka juga menyampaikan edukasi pentingnya menjaga warisan budaya di tengah gempuran permainan digital dan kemajuan teknologi.
Koordinator KKN UNNES menyampaikan pendekatan menyenangkan ini dipilih agar pesan pelestarian budaya lebih mudah diterima anak-anak. “Permainan tradisional bukan sekadar hiburan, melainkan sarana melatih kemampuan sosial, motorik, dan pembentukan karakter sejak dini. Kami berharap anak-anak mengenal, mencintai budaya sendiri, serta dapat mengurangi ketergantungan pada gawai di waktu luang,” ujarnya.
Antusiasme terlihat jelas dari semangat anak-anak yang mengikuti setiap babak permainan dengan gembira dan saling bahu-membahu.
Muhammad Ferry, Ketua RW 11 beserta seluruh ketua RT dilingkup RW 11 Payon Meteseh 2, menyambut positif inisiatif tersebut. “Kehadiran mahasiswa membawa suasana baru dan pengalaman berharga bagi anak-anak kami. Semoga kegiatan bermanfaat seperti ini dapat terus berlanjut,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNNES tidak hanya menjalankan tugas pengabdian masyarakat, tetapi juga menanamkan benih kecintaan terhadap identitas budaya Indonesia sejak usia dini.
( Zico Tri Ardianto Suseno Putra )



